blog

Apa Itu Mihrab

Apa Itu Mihrab, Mihrab yang merupakan salah satu tempat paling penting pada tempat untuk beribadah umat islam, berfungsi sebagai tempat imam untuk memimpin sholat. Berlokasi ddepan sebagai penanda arah kiblat sholat dan menjadi suatu titik fokus dari Masjid itu sendiri. Maka dari itu, sudah sepatutnya setiap masjid-masjid berlomba untuk memperindah bagian mihrab ini.

Apa Itu Mihrab

Mihrab (bahasa Arab: محراب) adalah ceruk setengah lingkaran atau tempat kecil yang ada di dinding paling depan masjid atau musala yang menunjukkan arah kiblat dan merupakan tempat untuk Imam memimpin salat berjemaah dalam suatu masjid. Disamping Mihrab biasanya terdapat “Mimbar”, yaitu tempat Imam untuk melakukan ceramah ataupun khutbah.

Dalam QS. 3:37 mengisahkan Maryam binti Imran berada dalam mihrab. Pengertian mihrab dari ayat ini adalah tempat khusus untuk ibadah.

Apa Itu Mihrab

Beragam Makna Mihrab

Secara bahasa, ‘mihrab’ artinya adalah gedung tinggi. ‘Mihrab’ juga bisa berarti pagar. Namun menurut para ulama, mihrab diartikan sebagai tempat untuk memerangi setan dan hawa nafsu. Pendapat ini merupakan kesimpulan jika ‘mihrab’ diambil dari kata ‘al harb’ yang artinya adalah perang. Mihrab kemudian juga bisa diartikan sebagai bagian dari masjid untuk menempa manusia agar selalu ada dalam kebenaran, dan menghindarkannya dari kesibukan dunia.

Ada juga yang mengatakan bahwa mihrab berasal dari bahasa Persia yang artinya sebuah lubang yang tidak tembus atau cekungan pada kuil Mithraistik. Dalam Al Qur’an cetakan King Fahd Complex, Arab Saudi, Muhammad Taqiyuddin al Hilali dan Muhammad Muhsin Khan, mihrab didefinisikan sebagai tempat shalat kecil atau ruang privasi. Belakangan, di kamus Merriam Webster, mihrab diartikan sebagai tempat yang menjorok ke dalam atau ruang di dalam masjid yang menjadi penanda arah kiblat.

Mihrab Disebutkan di Dalam Al Qur’an

Mihrab sudah disebutkan di dalam ayat-ayat Al Qur’an. Contohnya adalah dalam surat Ali Imran ayat 37. Dalam ayat tersebut, diceritakan bahwa Mihrab adalah tempat di mana Nabi Zakaria menemui Maryam.

Siti Maryam dikisahkan berada di mihrab-nya ketika Nabi Zakaria datang menemui untuk memberikan makanan. Saat itu, ternyata sudah ada makanan di samping Maryam yang ada di dalam Mihrab. Ketika ditanya dari mana asal datangnya makanan itu, Maryam menjelaskan bahwa makanan tersebut datang dari Allah.

Mihrab Sudah Ada Sejak Sebelum Kehadiran Nabi Muhammad

Dari ayat tersebut, para ulama menyimpulkan bahwa mihrab sudah ada sejak sebelum kedatangan Islam. Para nabi sebelum Nabi Muhammad biasa menggunakan mihrab untuk beribadah.

Para ulama menyepakati bahwa mihrab yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah mihrab di Baitul Maqdis. Akan tetapi, jika saat ini mihrab berarti tempat imam memimpin shalat berjamaah, mihrab dalam ayat tersebut maksudnya adalah ruangan utama masjid.

Mihrab di Masjid Nabawi Dibangun Sejak Umar bin Abdul Aziz Menjadi Gubernur Madinah

Di Masjid Nabawi yang dibangun oleh Rasulullah, saat ini ada mihrab yang biasa digunakan untuk imam. Namun para ahli sejarah berbeda pendapat tentang kemunculan mihrab tersebut.

Ada yang berpendapat bahwa mihrab di Masjid Nabawi sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad. Ada juga yang berpendapat bahwa mihrab dibuat setelah zaman Nabi Muhammad. Namun mihrab di Masjid Nabawi yang beratap melengkung dan memiliki ukiran tersebut tentu tidak ada di zaman Nabi Muhammad.

Fungsi Mihrab

Setiap bagian dalam bangunan sudah pasti memiliki fungsi dan manfaat masing-masing. Sama halnya dengan mihrab yang menjadi bagian penting dan wajib ada pada sebuah masjid. Lalu apa fungsi dan manfaat dari mihrab masjid. Berikut ini beberapa manfaat dan fungsi dari mihrab masjid.

  • Tempat imam

Mihrab memilki berbagai definisi seperti peperangan maupun kamar. Namun dewasa ini mihrab banyak dmaknai sebagai bagian utama dari sebuah masjid yang memiliki manfaat sangat penting. Mihrab berada ddepan sendiri dan biasa digunakan untuk berdiri imam.

Mihrab dijadikan oleh imam sebagai tempat sembahyang dan memimpin sholat umat islam. Begitu pentingnya mihrab masjid membuat bagian ini sangat dperhatikan. Istana kuningan merupakan salah satu tempat yang konsen dalam membuat mihrab masjid jempolan.

  • Penanda arah kiblat

Masjid tanpa adanya mihrab akan Nampak seperti bangunan biasa. Bentuk ruangannya mungkin kotak dan seperti ruangan yang lainnya. Apabila kita akan melakukan ibadah sholat dtempat asing tentu akan menemukan sebuah kebingungan. Kebingungan terjadi berkaitan dengan menentukan arah kiblat.

Sholat tanpa memperhatikan kiblat tentu saja dapat menjadi faktor tidak sahnya sholat yang kita lakukan. Dsinilah fungsi lain dari mihrab masjid. Dmanapun kita berada pasti tidak akan bingung menentukan arah kiblat ketika berada ddalam masjid maupun mushola. Mihrab selalu mengarah ke arah kiblat. Kita hanya perlu mengikutinya saja. akan tetapi Sangat jarang atau bahkan tidak ada mihrab yang posisinya membelakangi kiblat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *