Produk

Perbedaan Tembaga dan Kuningan

Perbedaan Tembaga dan Kuningan, Jika dipandang sekilas, tembaga dan kuningan sangatlah mirip, padahal kedua logam ini berbeda. Tembaga dan kuningan seringkali disebut sebagai logam merah yang masing-masing jenisnya dan kandungan logamnya sangat berbeda. Jika salah membedakan, terutama tembaga dianggap sebagai kuningan, maka Anda akan banyak mengalami kerugian.

Mengenal Tembaga dan Kuningan

Perbedaan Tembaga Dan Kuningan

Tembaga adalah salah satu unsur logam berbentuk kristal dengan warna kemerahan dengan nama kimia cupprum dilambangkan dengan Cu. Tembaga merupakan logam transisi golongan IB yang memiliki nomor atom 29 dan berat atom 63,55 g/mol. Tembaga di alam banyak ditemukan dalam bentuk persenyawaan atau sebagai senyawa padat dalam bentuk mineral.

Kuningan adalah paduan yang terutama terbuat dari tembaga dan seng. Proporsi tembaga dan seng bervariasi untuk menghasilkan berbagai jenis kuningan. Kuningan modern dasar terbuat dari 67% tembaga dan 33% seng. Namun, jumlah tembaga dapat berkisar dari 55% hingga 95% berat, dengan jumlah seng bervariasi dari 5% hingga 45%.

Perbedaan Tembaga dan Kuningan

Agar Anda tidak salah dalam mengetahui perbedaan antara logam tembaga dan kuningan, maka Anda perlu mengetahui beberapa cara membedakan kedua logam tersebut.

Salah satu yang membedakan antara dua logam ini adalah dari warna tembaga cenderung coklat agak kemerah-merahan, sedangkan kuningan berwarna kemerah-merahan agak kuning. Sebagian kuningan berwarna kuning tua atau kuning coklat seperti perunggu. Ada pula warna kehijauan, jingga, atau keemasan, tergantung kandungan seng di dalam logam kuningan tersebut.

Tembaga merupakan logam tunggal yang murni maka logam ini mudah ditarik magnet. Sedangkan logam kuningan cenderung agak sulit ditarik magnet. Hal ini juga bisa dijadikan cara untuk membedakan antara kedua logam tersebut.

Perbedaan selanjutnya adalah tembaga murni bersifat halus dan lunak, sehingga jika logam ini dipukul maka akan menghasilkan suara yang penuh atau teredam. Sedangkan kuningan jika dipukul umumnya lebih bersuara nyaring dan jernih.

Cara membedakannya juga bisa dilihat melalaui cap yang ada pada logam tersebut. Logam-logam kuningan yang digunakan untuk bahan-bahan industri biasanya diberi kode atau cap guna mengetahui campuran dalam logam tersebut. Logam tembaga biasanya tidak diberi kode atau cap.

Dalam sistem di Eropa, baik tembaga maupun kuningan biasanya diberi kode awalan huruf C. Yang membedakan keduanya adalah huruf akhiran. Jika pada tembaga biasanya diakhiri dengan huruf A, B, C, D, maka pada logam kuningan biasanya diakhiri dengan kode huruf L, M, N, P, R.

Karaktersitik logam tembaga yang telah diproses biasanya sangat lunak, sedangkan kuningan biasanya memiliki tekstur yang lebih kasar. Karena itu biasanya tembaga lebih mudah ditekuk atau lebih elastis daripada kuningan.

Cara Merawat Tembaga dan Kuningan

1. Pembersihan

Untuk membersihkan logam tembaga dan Kuningan, gunakan isopropil (alias alkohol gosok) yang dioleskan dengan sisi spons dari spons pembersih berbantalan putih. Jika ada bekas lecet yang lebih keras atau tanah yang lebih tebal, balikkan spons dan kocok perlahan scrub pad putih dengan butiran logamnya.

Basahi sisi spons dengan air, dan oleskan krim gosok ringan dengan sedikit abrasi ke atasnya. Oleskan krim abrasi ke dalam spons, lalu usap dengan butiran. Setelah selesai, seka permukaan secara menyeluruh dengan kain lap yang bersih dan lembut. Setelah permukaan dibersihkan, lanjutkan ke langkah berikutnya, memoles.

2. Memoles

Gunakan salah satu alat terbaik untuk memoles logam tembaga dan Kuningan, seperti kain debu yang telah dibersihkan sebelumnya, dan memberikan sejumlah minyak yang tepat pada logam. Seka kuningan dengan kain ini dan kemudian keringkan dengan kain katun lembut. Jumlah minyak yang terkandung di kain tidak boleh luntur atau berubah warna, terutama setelah digosok.

Gunakan minyak zaitun. Gosok kuningan dengan kain yang diberi minyak zaitun setelah pemolesan dan kuningan akan terlihat lebih cerah dan membutuhkan lebih sedikit pemolesan.

Demikianlah ulasan mengenai perbedaan tembaga dan kuningan. Sekarang Anda tentu bisa membedakan keduanya,

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *